
Majalah · 15 November 1916
Soeloeh Peladjar (1916-11-15) No. 16 Th. 10
Ringkasan otomatis
Edisi ini memuat cerita-cerita bagi murid sekolah dan orang muda: kisah si Labakam, penipu yang mengaku anak raja dan dibuktikan palsu lewat ujian menjahit serta pilihan dua peti, sehingga Pangeran Omar diakui sebagai anak raja. Ada pula cerita Abang Sean yang jatuh miskin karena berpesta berlebihan, kisah si Boentjit yang memperdaya lima orang fakir buta, sebuah syair dari M. Joesoef yang mendorong murid di Lampung belajar dan maju seperti Sumatra Barat, dan fabel tentang kesepakatan empat bersaudara.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
No. 14). Soenggoehpoen si Labakam itoe berlakoe sebagai anak radja jang asli, tetapi karena ia boekan orang toeroenan, maka tampaklah, bahwa tabi'atnja koerang sederhana, tiada seperti anak radja jang sebenar- benarnja. Pada soeatoe malam, sedang isteri baginda doedoek diberanda istana termenoe·ng-menoeng memikirkan halnja dan anaknja jang bertjelaka itoe, maka tiba-tiba datanglah seorang dari antara dajangnja jang sangat dipertjajainja. Katanja kepada toean poeteri itoe…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1916, November 15). [Periodical issue, No. 16]. Langka Archive (LGK-48812).
Tempat