Pustaka Langka
Sampul: Soeloeh Peladjar (1916-11-01) No. 15 Th. 10

Majalah · 1 November 1916

Soeloeh Peladjar (1916-11-01) No. 15 Th. 10

Soeloeh Peladjar

Ringkasan otomatis

Terbitan Soeloeh Peladjar untuk murid sekolah dan orang muda ini memuat lanjutan cerita "Anak radjakah atau toekang djahit?" karangan Soetan Toemenggoeng, tentang seorang penjahit yang berpura-pura menjadi putra mahkota yang hilang. Isinya juga kisah Parmentier yang memperkenalkan ubi kentang di Prancis, syair murid tentang bangau dan belalang, karangan tentang budi bahasa, dialog Sigenap dan Sigandjil, syair "Rambung Kerkoep", teka-teki, dan cerita jenaka.

Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.

Cuplikan, halaman 1

Kedoeanjapoen doedqeklah dibawah sepohon korma, sedang koeda mereka itoe ditambatkannja pada sebatang pohon jang tiada berapa djaoehnja dari tempat mereka itoe doedoek mele- paskan lelahnja. Poekoel toedjoeh pada waktoe itoe. Pada keliling tempat mereka itoe soenji senjap, tiada ada jang terdengar kepada mereka selainnja dari pada \. koeda prios itoe, ditanggc:1.lkannja ikatanditjioemnja akan anaknja itoe. Tetapi nja !aloe dipatjoenja menoedjoe·-tempat isteri baginda…

Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.

Dukung dan baca versi lengkapnya

Sitasi

Soeloeh Peladjar. (1916, November 1). [Periodical issue, No. 15]. Langka Archive (LGK-48811).

Tempat

Topik