
Majalah · 1964
Bintang Merah (1964) - 11-12, November-Desember
Ringkasan otomatis
Edisi gabungan November-Desember 1964 majalah teori dan politik Marxisme-Leninisme ini memuat tulisan D.N. Aidit yang membela Pantjasila, disusul pidato B.O. Hutapea tentang Revolusi Oktober, serta tulisan tentang SOBSI, BTI, Pemberontakan November 1926, Hari Pahlawan, gerakan wanita komunis, dan nuklir Tiongkok. Ada pula Pernjataan Bersama PKI dan Partai Komunis Australia (Marxis-Leninis), sadjak, tjerpen dan Buku Baru. Tulisan Aidit menegaskan penerimaan PKI atas Pantjasila sebagai alat pemersatu bersama Nasakom dan Manipol.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 3
DARI REDAKSI Dalam bulan Oktober terdjadi ,,heboh? Pantjasila”. Makait adalah penting pemuatan bahan? dari kuliah dan pendjelasar Ketua CCPKI D.N. Aidit dimuka peserta Pekarev mengena soal jang dihebohkan itu. Untuk menjambut ulangtahun ke-47 Revolusi Sosialis Okto: ber ada pidato B.O. Hutapea, sedangkan untuk menjambut Pemberontakan November '26 disadjikan tulisan Sugiono dan untuk Hari Pahlawan tulisan Sudisman. Munir, Asmu dan Nj. Suharti Suwarto masing? menulis untuk…
Semua 106 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Bintang Merah. (1964). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27474).
Orang
SukarnoD.N. AiditV.I. LeninM.H. LukmanSuharti SuwartoOloan HutapeaSudismanMohammad MunirSugionoPutu Oka SukantaNy. SuhartiHr. BandaharoU ThantNyotoJ.V. StalinAli SastroamijoyoHarjonoKahar MuzakkarKarel SupitJokosujonoSuyonoPeris PardedeSutanti AiditAsmu (BTI)
Organisasi
NasakomPKIBTISOBSIComiteUni SovjetPartai Komunis IndonesiaCC PKIPartai Komunis AustraliaFront NasionalRepublik IndonesiaBagian Wanita
Tempat
IndonesiaAustraliaAsiaAmerika SerikatMalaysiaTiongkokVietnamBelandaUni SovjetBien HoaDjawaLaosMoskowDjakartaKairoIndia
Topik
propaganda and mediaarrests and detentionland reform and peasantslabour and trade unionsanti-Chinese violence and PP-10