
Majalah · 1965
Bintang Merah (1965) - 03-04, Maret-April
Ringkasan otomatis
Edisi khusus Bintang Merah (majalah teori dan politik Marxisme-Leninisme) ini memperingati ulangtahun ke-95 harilahir Lenin. Isinya antara lain tulisan A. Sutjipto tentang Leninisme dan Semangat Bandung, editorial Hongqi tentang kemenangan besar Leninisme, tulisan Pyotr Demitjev tentang penyimpangan ideologi ke imperialisme, serta pidato promotor Sumantri Brodjonegoro pada pemberian gelar Doctor Honoris Causa kepada Kim Il Sung. Sutjipto menguraikan ajaran Lenin tentang perjuangan pembebasan nasional dan kontradiksi nasion tertindas lawan nasion penindas.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 3
Aidit, ketika menutup kuliah umumnja di Universitas Rakjat Djakarta dalam rangka memperingati ulangtahun ke-90 harilahir W.I. Lenin, mengatakan : ,,Dengan Lenin segala kesulitan akan dapat diatasi, keadaan akan berdjalan lebih baik, sedangkan tanpa Lenin jang mudah akan mendjadi sulit, keadaan, jang baik akan mendjadi buruk.” Kebutuhan akan Lenin, akan adjaran?, watak, sikap, dsbnja dari Lenin lebih dirasakan lagi dalam situasi nasional dan internasional seperti sekarang…
Semua 34 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Bintang Merah. (1965). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27475).
Orang
V.I. LeninSukarnoD.N. AiditKim Il SungSuciptoOloan HutapeaPeris PardedeAbdul RachmanPatrice LumumbaJ.V. Stalin
Organisasi
PBBUni SovjetBintang MerahMPRSRepublik IndonesiaAkademi Ilmu Sosial AliarchamPartai Komunis TiongkokComiteUniversitas IndonesiaPembaruan
Tempat
IndonesiaAsiaVietnamBandungKoreaUni SovjetTiongkokDjakartaAmerika SerikatDjepangLaosMoskowUniversitas Indonesia
Topik
arrests and detentionland reform and peasantslabour and trade unions