
Majalah · 1964
Bintang Merah (1964) - 09-10, September-Oktober
Ringkasan otomatis
Terbitan gabungan September-Oktober 1964 majalah teori dan politik Marxisme-Leninisme ini memuat bahan Konferensi Nasional Sastra dan Seni Revolusioner (KSSR) di Jakarta, 27 Agustus-2 September 1964: pidato pengantar HR Bandaharo, amanat Presiden Sukarno tentang kebudayaan berkepribadian nasional dan penolakan budaya imperialis, serta resolusi konferensi. Isi lain meliputi sambutan D.N. Aidit, tulisan tentang kode etik Nasakom, pernyataan bersama PKI dengan partai komunis Selandia Baru dan Srilangka, serta sajak Bandaharo.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 2
Kembangkan sastra dan seni revolusioner untuk anak? untuk membantu mereka mendjadi pelaksana dan pewaris revOlUSI ........ Kembangkan drama Rakjat dan adakan pembaruan dengan meningkatkan mutu ideologi dan OKE “an bai min re en in van anaa Djadilah tari lenso Maluku sebagai tari pengaul- Afi SOUTUN DANORA Wei pelek Krn eng Gubah tarian? kolektif jang mampu mengha- TKA KAN OKIP naa ami aven Kr "hal. hal. hal. hal. hal. hal. hal. hal. hal. 33: 35 36
Semua 72 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Bintang Merah. (1964). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27473).
Orang
D.N. AiditSukarnoHr. BandaharoM.H. LukmanKarel SupitSudismanNyotoOloan HutapeaIskandarPutu Oka SukantaSusiloKusni SulangSuprijadi TomodihardjoAmarzan Ismail HamidIsmailPeris PardedeKarl MarxW.R. SupratmanMohammad MunirKahar MuzakkarS. JinBusjari LatifBachtiar SiagianDjoni Trisno
Organisasi
KSSRPKICC PKIPartai Komunis IndonesiaNasakomGerakan Komunis InternasionalComiteRepublik IndonesiaBTIAMPAIDewan FilmPolitbiro
Tempat
IndonesiaAmerika SerikatMalaysiaAsiaJogjaLaosSurabajaBelandaKalimantanIstana NegaraTiongkokKalimantan UtaraMalukuDjepangMedanMalaya
Topik
arrests and detentionland reform and peasantslabour and trade unionsanti-Chinese violence and PP-10