
Majalah · 1 September 1919
Soeloeh Peladjar (1919-09-01) No. 11 Th. 13
Ringkasan otomatis
Edisi ini memuat bacaan dan puisi untuk murid sekolah dan kaum muda. Isinya cerita bersambung tentang seorang anak raja yang dianggap dungu tetapi berhati baik dan welas asih kepada orang miskin, syair nasihat kepada kaum muda bangsawan dari Volks Almanak Melajoe 1919, cerita Karim tentang hujan, syair kiriman pembaca tentang pelajaran guru, cerita perbantahan angin Barat dan angin Timur, serta cerita pendek tentang murid dan burung tiung.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Weltevreden, Senen 16 Anak radja jang doengoe. -EGA Dahoeloe kala diamlah di Bangalore (1) seorang. Rajah (radja), .manis dan tjantik roepa permaisoerinja. Ramis dan Seram poetera jang moeda, molek roepanja seperti. . boendanja, iethpi anak jang soeloeng Alizarma, boeroek bangoennja.. Roepanja seba- gai orang jang bodoh dan doengoe, sebab itoelah maka ia dinamai ,anak radJa jang doengoe.” ..Rajah ta' soeka kepada Alizarma, karena kemana ia pergi. kalau bersama-sama dengan…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1919, September 1). [Periodical issue, No. 11]. Langka Archive (LGK-48833).
Tempat