Pustaka Langka
Sampul: Soeloeh Peladjar (1919-07-15) No. 8 Th. 13

Majalah · 15 Juli 1919

Soeloeh Peladjar (1919-07-15) No. 8 Th. 13

Soeloeh Peladjar

Ringkasan otomatis

Terbitan ini memuat bagian lanjutan cerita seorang anak yang berjalan-jalan bersama seorang tua buta pada hari Minggu, penuntunnya hafal jalan dan arah dari posisi matahari. Ada syair M. Jamin tentang jasa dan kasih ibu bapa, serta cerita tentang seorang pria yang kehilangan bekal makanannya sedikit demi sedikit tetapi tetap tabah. Terbitan juga memuat syair tentang orang sombong, perkenalan Moehir, cerita hakim dan tukang kayu, teka-teki, dan lelucon.

Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.

Cuplikan, halaman 1

Ketika ditanjakan iboekoe kepadanja, barangkali ia keberatan, dengan tertawa didjawab- nja:, ,AH sekali-kali tidak. — Ketika perdjalanan jang djacehdjaoeh ini, njata benar olehkoe bahasa pikirannja tadjam. Ketika itoe beloem ada lagi kongsi anak-anak berdjalandjalan seperti sekarang, djadi ta' bo- lehlah. akoe disesali benar, kalau ta' koeketahoei benar djalan itoe seka- liannja. Tetapi itoe ta djadi apa. Orang boetakoe.ada mempoenjai peta boemi 'dalam' ' kepalanja: dan…

Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.

Dukung dan baca versi lengkapnya

Sitasi

Soeloeh Peladjar. (1919, July 15). [Periodical issue, No. 8]. Langka Archive (LGK-48830).

Tempat