
Majalah · 1 Maret 1915
Soeloeh Peladjar (1915-03-01) No. 23 Th. 8
Ringkasan otomatis
Edisi majalah anak sekolah ini memuat beberapa cerita dan berita. Bersambung dari nomor sebelumnya, Cerita seorang anak kampung melukiskan malam pertunjukan gamelan di rumah lurah yang ditonton si Ming dan saudaranya. Lainnya: kisah djongos Sidin yang setia menyelamatkan dua anak kapitan Kleinberg saat kapal karam, dongeng kancil dan harimau, kisah perempuan kaya yang menguji kebaikan hati tetangganya, laporan banjir Sungai Padjarakan (Kraksaan) pada 22 Februari 1915, dan cerita tentang Arsid.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Dengarlah, alangkah mer- doe boenjinja! Itoelah boenji gamelan. Kedengaranlah boenjijang besar dan ber- dengoeng dengan sedap, ditingkah oleh boenii jang singkat-singkat, mendjadikan lagoe-lagoe jang sedap didengar telinga. Disana-sini dalam kampoeng jang soenji dan gelap itoepoen kelihatanlah njala lampoe. Banjaklah orang keloear dari roemahnja. . Kalau kedengaran boenji gamelan, ke- loearlah orang dalam roemahnja hendak | r / toenja toekang njanji akan bernjanji. pergi…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1915, March 1). [Periodical issue, No. 23]. Langka Archive (LGK-48781).
Tempat
Topik