Pustaka Langka
Sampul: Soeloeh Peladjar (1915-02-01) No. 21 Th. 8

Majalah · 1 Februari 1915

Soeloeh Peladjar (1915-02-01) No. 21 Th. 8

Soeloeh Peladjar

Ringkasan otomatis

Edisi majalah anak sekolah ini memuat sambungan cerita "Tjeritera seorang anak kampoeng" tentang si Ming, anak kampung penjual ayam yang ingin belajar membaca dan menulis dan meminta uang segobang dari saudaranya, si Jem. Isinya juga beberapa cerita pendek bernasihat (Benjamin dan orang berkapak, tukang pedati yang menyakiti kuda, serigala dan kura-kura), tulisan tentang permainan anak, serta beberapa syair nasihat kiriman murid.

Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.

Cuplikan, halaman 1

No. 20. Air soengai jang dibawah djambatan itoe mengalir dengan deras. Si Ming haroes bertjakap dengan keras, soepaj dapat didengar oleh si Toleh soearanja. Si TolEh mengasah anak batoenja dengan koeat. ,,Nah, tjoekoeplah'"', katanja dalam hatinja. Soedah itoe si Ming berkata: ,,Lee, dapatkah kamoe mengadjar saja sedikit- sedikit?”'. ,Mengadjar apa?” djawab si Tole€h. »Adjarkan kepada saja, apa-apa jang kamoe peladjari disekolah”'. ,lentoe saja ta' dapat mengadjar- kannja…

Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.

Dukung dan baca versi lengkapnya

Sitasi

Soeloeh Peladjar. (1915, February 1). [Periodical issue, No. 21]. Langka Archive (LGK-48779).

Tempat