
Majalah · 1 Desember 1914
Soeloeh Peladjar (1914-12-01) No. 17 Th. 8
Ringkasan otomatis
Terbitan majalah dwibulanan untuk murid sekolah dan kaum muda ini memuat bersambung cerita anak "Ramah": Ramah, gadis desa yang diajak ke rumah Louise, anak Belanda, mulai tergoda hidup mewah dan menjauh dari Nassid, dan Louise menyuruhnya mencuri kue. Ada pula uraian tentang korek api (geretan) dan pembuatannya, anekdot pelayan yang menguji korek api, kisah perjalanan sekolah melewati kawah Gunung Guntur, dan dongeng raja serta menterinya, Kadam dan Tjerpoe.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Ramah 00000000000000000000 Samboengan Soeloeh Peladjar No. 16. Malam harinja datanglah poela si Nassid keroemah Sarina. Si Ramah segeralah mentjeriterakan apa-apa jang telah dilihatnja pada hari itoe: jang bagoes, anak Belanda dan berma— tjam-matjam bongka. ,,Meskipoen demikian”"', kata si Na551d ,tiada djoega sebagoes tempat kita bertedoen waktoe menggembalakan binatang.” , Djaoeh lebih bagoes”, kata si Ramah, ,,sebagai istana radja dan kalau boleh saja maoe tinggal…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1914, December 1). [Periodical issue, No. 17]. Langka Archive (LGK-48775).
Tempat