
Majalah · 15 November 1914
Soeloeh Peladjar (1914-11-15) No. 16 Th. 8
Ringkasan otomatis
Terbitan ini memuat cerita bersambung tentang Si Ramah, gadis yatim yang tinggal bersama neneknya, Sarina, berteman dengan penggembala Nassid, dan bertemu Louise yang bermain dengan boneka mewah di rumah nyonya besar. Ada pula kisah tiga anak gembala Madura yang membunuh seekor harimau, catatan perjalanan murid sekolah yang mengkritik kepercayaan takhayul dan penipuan oleh pedagang Arab, serta awal cerita tentang seorang pelayan yang ditemani orang asing di hutan.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Si Ramahlah jang tinggal men- | djaga roemah. . Akan menambah pentjaharian, maka neneknja memelihara ajam, lemboe, itik, . kambing dan merpati. Si Ramahlah jang memelihara binatang-binatang itoe: sebagai kawamwn t Pagi-pagi,..kal si Ramah bangocen, maka segala binatang itoe telah bangoen. Ajam berkotat, itik telah ada dimoeka pintoe, kambing membebek, seolah-olah akan berkata: ,Bawalah kami kepadang roempoet, soepaja boleh kami makan"”. Si Ramah segera mengambil padi, laloe…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnya