Pustaka Langka
Sampul: Soeloeh Peladjar (1913-10-15) No. 14 Th. 7

Majalah · 15 Oktober 1913

Soeloeh Peladjar (1913-10-15) No. 14 Th. 7

Soeloeh Peladjar

Ringkasan otomatis

Edisi ini memuat cerita fabel "Harimau dan pelandoek" (sambungan), tempat pelanduk memperdaya harimau dengan alat "moengmoeng" hingga harimau disengat lebah. Ada pula cerita "Boeah olijf" tentang saudagar yang menitipkan seribu dinar dalam tempayan zaitun kepada sahabatnya, yang mengambil uang itu. Isi lain: panduan menulis dan mengirim surat, pantun tentang menuntut ilmu, dongeng "Roesa", dan balasan redaksi kepada pengirim karangan.

Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.

Cuplikan, halaman 1

Bajarannja lebih dahoeloe. pe——— Jang mengeloearkan : Perserikatan. Anak negeri. Oeang langganan 'soepaja dialamatkan kepada: A. MOESTAFA, Administrateur Soeloeh Peladjar, Meester-Cornelis, halte Klender. Harimau dan pelandoek. (Samboengan $. P. No. 13.) Sjahdan baroe sekali sahadja harimau mem- boeaikan badannja, melolong dan meraoeng- racenglah ia, karena amat kesakitan. Ditjobanja melepaskan telinganja dari doeri itoe tiada ,Adoeh, matilah akoe ini, mati diperdajakan…

Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.

Dukung dan baca versi lengkapnya

Sitasi

Soeloeh Peladjar. (1913, October 15). [Periodical issue, No. 14]. Langka Archive (LGK-48761).

Tempat