
Majalah · 1 Februari 1913
Soeloeh Peladjar (1913-02-01) No. 21 Th. 6
Ringkasan otomatis
Edisi majalah Soeloeh Peladjar untuk murid sekolah dan kaum muda ini memuat beberapa cerita: tiga sahabat (tukang emas, kayu, dan tenun) yang bekerja sama membuat boneka hingga diangkat raja, kisah seorang istri yang setia mengikuti suaminya ke medan perang, serta fabel pelanduk dan kijang. Ada pula bacaan tentang mandi dan kebersihan kulit, syair Gadang alias Aboe Bakar untuk Abdoel Hamid di Palembang, surat Soetan Mahmoed yang mengajak murid Balai Tengah menulis, dan uraian tentang negeri Moeara-Enim.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Seperti telah berlakoe, maka kita ini terpoedjilah oleh sekalian orang, tentang kepandaian kita masing-masing. Ojika k!ta memboeat barang sesoeatoe, oempama 'saja memboeat mectja, dan kamoe memboeat kain dan tjintjin, tiadalah seorang djoea lagi jang dapat membanding perboeatan kila, boekan? Akan tetapi soenggoehpoen demikian, boleh djoega dikata djarang sekali kita mendapat keoentoengan besar; djangankan jang b~sar, jang ketjil sekali poen beluem tentoe. Beberapa hari jang…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1913, February 1). [Periodical issue, No. 21]. Langka Archive (LGK-48747).
Tempat