
Majalah · 15 Januari 1913
Soeloeh Peladjar (1913-01-15) No. 20 Th. 6
Ringkasan otomatis
Edisi ini memuat tjeritera si Pengail, seorang miskin yang meminang putri raja; raja meminta mas kawin sepuluh cepér penuh mutiara, dan setelah setahun menimba laut, ia mendapatkannya dari raja ikan lalu dinikahkan. Ada pula Hikajat Djaka Oembaran bagian III-IV, syair "Lima belas petoea" untuk murid, karangan tentang kucing, teka-teki, cerita lucu, dan sambungan Tjeritera Maling Tjeroeboek tentang pemberontakan rakyat.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Sekian lamanja tiadalah ada masa jang baik bagi patik, akan menglladap kebawah doeli toeankoe; baharoelah ini, sesoedahnja patik memperoleh ikan jang toeankoe lihat ini, akan mendjadi boeah tangan patik kebawah doeli toeankoe. Oleh sebab 1toe, patik 111e111~ho11ka11 kebawah doeli toeankoe soeatoe pert mbangan diatas hal patik itoe." Apabila baginda mendengar sembah si-Pengail denl°ki;in itoe, beroebahlah wafna moekanja, terbitlah rnarah dalam hatinja, karena tiadalah lajak…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1913, January 15). [Periodical issue, No. 20]. Langka Archive (LGK-48746).
Tempat