
Majalah · 15 Februari 1910
Soeloeh Peladjar (1910-02-15) No. 22 Th. 4
Ringkasan otomatis
Terbitan majalah pelajar ini memuat bacaan untuk murid sekolah dan orang muda di Hindia-Timur. Isinya antara lain sejarah Belanda tentang agama Nasrani, asal-usul bangsawan, leenman dan ridder; dongeng singa yang sakit dan dongeng ladang dengan burung undan; karangan murid tentang pepatah mati semut karena manisan, cara menyamak kulit, dan anak malas bernama Garn Tjoet; surat kiriman, kabar sekolah perempuan di Laboean Bilik, serta soal hitungan.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Tarich Nederland. III !GAMA NASRANI. oekan sahadja orang Hindia pada zaman dahoeloe menjembah dewa, tetapi orang Eropahpoen demikian djoega. Orang Eropah zaman dahoeloe, apabila maoe memberi makan dewanja, berhimpoenlah mereka itoe kepada seboeah hoetan jang besar. Disana diberinja korban oentoek Dewa Wodan. Dewa ini p enghoeloe dari pada segala dewa. Lain dari pada Dewa Wodan diberinja djoega ' bagi Dewa Donar, Tyr dan lain-lain. Dewa Donar, dewa jang berkoeasa kepada…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1910, February 15). [Periodical issue, No. 22]. Langka Archive (LGK-48703).
Orang
Tempat