
Majalah · 1 Februari 1910
Soeloeh Peladjar (1910-02-01) No. 21 Th. 3
Ringkasan otomatis
Edisi Soeloeh Peladjar ini, majalah untuk murid sekolah dan pemuda di Hindia-Timur, memuat pelajaran sejarah Belanda tentang bangsa Saks, Fries, dan Frank serta pemerintahan, hukum, dan sumpah pada masa Karel Akbar. Isi lain berupa dongeng binatang, daftar pepatah beserta artinya, surat murid sekolah Koedoe yang memperkenalkan diri kepada pembaca, cerita tentang obat "sabar", kunjungan ke bekas istana Tamansari di Jogja, tip menanam pepaya, dan surat dari Lampung yang mendorong adik-adiknya menulis untuk majalah ini.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Bangsa Frank mendoedoeki pehak Selatan. Tanah Belgie dan Gallie poen didoedoeki djoega oleh bangsa Frank. Tanah Gallie itoelah jang pada masa ini diseboet orang, ,,Frankrijk" namanja. Bangsa Fries mendoedoeki pehak Barat, jaitoe: Groningen, Friesland dan Holland. Masing-masing bangsa, jang mena'loekkan tanah Europa itoe, memelikinja, djadi tanah itoe terbagi-bagilah achirnja. Boekan tanah sadja diambilnja, tetapi pendoedoeknja poen diJjadikan haknja djoega. Ada djoega…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1910, February 1). [Periodical issue, No. 21]. Langka Archive (LGK-48702).
Orang
Organisasi
Tempat