
Majalah · 15 Desember 1919
Soeloeh Peladjar (1919-12-15) No. 18 Th. 13
Ringkasan otomatis
Terbitan Soeloeh Peladjar ini, majalah untuk murid sekolah dan orang muda, memuat beberapa cerita dan sebuah puisi. Isinya antara lain kisah tipu muslihat Minangkabau melawan Modjopait lewat adu kerbau, penipu yang terjerat suratnya sendiri, tukang kayu dan dukun, serta Fulton yang ditolak Napoleon Bonaparte. Ada pula cerita kancil dan harimau, syair "Boedak jang tjerdik", kisah ikan yang menepati janji, dan pantun sapaan pembaca dari Aminah Baiti.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Keradjaar. Modjopait ingin. poela memiliki keradjaan Minangkabau itoe: dikirimnjalah - balatentara, tjoekoep dengan kapal dan serdadoenja dan beberapa panglima perang kekeradjaan jang terseboet. Keradjaan. Minangkabau itoe ialah keresidenan Soema- tera Barat v .xtoe.sekarang ini. Oetoesan . Modjopait ....sampailah ketempat jang dimaksoed itoe dan. dichabarkannjalah kepada kepala ne- geri disitoe, bahwa hadjatnja datang itoe akan menaloekkan . keradjaan Minangkabau. dan ia…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1919, December 15). [Periodical issue, No. 18]. Langka Archive (LGK-48840).
Tempat