
Majalah · 15 November 1919
Soeloeh Peladjar (1919-11-15) No. 16 Th. 13
Ringkasan otomatis
Terbitan majalah dwibulanan untuk murid sekolah dan kaum muda ini, karangan Soetan Toemenggoeng, memuat syair tentang suami yang meracuni istrinya tetapi justru celaka sendiri, cerita "Tolong-menolong" tentang Abdoe'lhamid yang menolong anak yang hampir tenggelam, serta syair dari Kajoe Lacet yang menganjurkan menuntut ilmu dan menjauhi sifat buruk. Ada juga tulisan "Pagar Mas" tentang menjaga kelakuan, balasan syair dari Sitti Amidah kepada Aminah Baiti tentang kemajuan perempuan, dua cerita jenaka, dan uraian asal tanda "f" untuk gulden.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Doea orang laki isteri jang telah njata, Soeka: bertjedera tidak sekata. Perbantahan terbit sepandjang hari, Maki dan nista soeami isteri: Soeka berbantah sama sendiri, Masjhoer chabarnja kanan dan kiri. Segala orang dalam kampoengnja, Jang mana berhampiran dengan roemahnja: Ada melerai mendamaikannja, a Setengahnja djemoe dalam hatinja. Tidak mengindahkan tegoer dan sapa, Olehnja orang mana berdjoempa: Tidak pedoelikan iboe dan bapa, Toea dan moeda segala roepa. N…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnya