Pustaka Langka
Sampul: Soeloeh Peladjar (1916-02-15) No. 22 Th. 9

Majalah · 15 Februari 1916

Soeloeh Peladjar (1916-02-15) No. 22 Th. 9

Soeloeh Peladjar

Ringkasan otomatis

Nomor ini memuat artikel Soetan Toemenggoeng tentang kerajinan tenun di Minangkabau: kemunduran tenun akibat kain impor yang murah, tenun Siloengkang yang digemari orang Eropa, serta sekolah tenun di Padang yang dirintis Datoe' Soetan Maharadja dan istrinya Sitti Amrin dengan bantuan Serikat Tenoen. Selain itu ada cerita si-Loba dan si-Gopoh, pantun tentang Pelembang dan Vineta, dongeng Kantjil yang terperangkap, serta kisah dua bersaudara pedagang, Ahmad dan Hoesin.

Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.

Cuplikan, halaman 1

Maka tempat mereka itoe bertenoen ada bermatjam - matjam, jaitoe menoeroet kebiasaan ditiaptiap kampoeng, oempamanja: dalam afdeeling Tanah Datar Anak-anak gadia bertenoen ketika tentoonstelling di-Padang. 1 Datoe' Soetan Maharadja. x Sitti Amrin, isterinja. Kira-kira dalam boelan Maart 1 909 telah didirikan orang seboeah perkoempoelan jang mengandoeng toedjoean, pertama-ta- ma hendak menolong bangsa perempoean dalam pergerakan jang menoedjoe kese- Iamatan. Perkoempoelan…

Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.

Dukung dan baca versi lengkapnya

Sitasi

Soeloeh Peladjar. (1916, February 15). [Periodical issue, No. 22]. Langka Archive (LGK-48804).

Tempat