
Majalah · 1 Januari 1916
Soeloeh Peladjar (1916-01-01) No. 19 Th. 9
Ringkasan otomatis
Terbitan Soeloeh Peladjar untuk murid sekolah dan kaum muda ini memuat beberapa karangan. Isinya cerita seorang tani yang menguji sikap keempat anaknya lewat mangga oleh-oleh, dongeng kerbau yang selamat dari harimau berkat akal pelanduk, cerita gembala yang disiksa tuannya dan kerbau pembalas, serta syair Zakaria alias A. Adjoeng tentang enam mata pelajaran sekolah. Halaman terakhir yang terbaca memuat awal kisah burung kedasih dan burung alap-alap.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
PENGARANG: SOETAN TOEMENGGOENG Weltevreden, Kramat 75. Didalam seboeah kampoeng adalah seorang tani jang telah lama tinggal bekerdja tanah disitoe. Tiada dja::.eh dari roemahnja ada sebidang sawahnja jang tiap-tiap tahoen menghasilkan padi, tjoekoep boeat makan dengan anak. bininja sampai ::epada tahoen jang akan datang. Halaman roemahnja penoeh ditoemboehi oleh bermatjam-matjam pohon boeah-boeahan, jang djoega mendatang- kan hasil kepadanja. Djadi pendek tjeritera, tiadalah…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1916, January 1). [Periodical issue, No. 19]. Langka Archive (LGK-48801).
Tempat