
Majalah · 1 Juli 1915
Soeloeh Peladjar (1915-07-01) No. 7 Th. 9
Ringkasan otomatis
Edisi bulanan untuk murid sekolah dan kaum muda ini memuat akhir cerita anak desa bernama si Ming yang ingin bersekolah. Setelah menghadap toean Regent, ia dijanjikan biaya sekolah selepas musim panen padi. Isi lainnya: syair pelajaran sekolah karya Kiagoes Hasan Basri, kisah raja Basrah yang lalim, syair penangkapan ikan paus, anekdot, teka-teki, serta petunjuk mengirim karangan.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
.No. 6. Penoetoep. ,, Apa kabar ?", tanja toean Regent. ,, Inilah anak jang soeka sekali hendak beladjar itoe", djawab Raden Ajoe dengan soeara jang lemah lemboet. I ,,Benarkah kamoe soeka sekali hendak beladjar ?", tanja toe an Regent kepada si Ming, sambil memoetar moekanja menghadap kepada boedak itoe. ,,Sebenarnjalah, toeankoe (kangdjeng)", djawab si Ming, dan dalam batinja ia berpikir: ,, Apa gerangan ma'nanja perkataan ini ?" ,, Kamoe soeka bersekolah ? ,, Benar…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1915, July 1). [Periodical issue, No. 7]. Langka Archive (LGK-48789).
Orang
Tempat