
Majalah · 15 Mei 1915
Soeloeh Peladjar (1915-05-15) No. 4 Th. 9
Ringkasan otomatis
Edisi ini memuat lanjutan cerita bersambung karangan Soetan Toemenggoeng tentang si Ming, yang bingung hendak mengembalikan uang setelah mengetahui si Jem mencuri uang Raden Ajoe, sementara Embok Sijah melaporkan pencurian itu kepada Raden Ajoe. Selain itu ada uraian tentang ular berbisa, syair tentang Sira Poelau Padang dan sekolahnya, kisah nona Victoria, serta beberapa dongeng dan soal berhitung.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Tertjetak oleh Filiaal Albrecht & Co, Weltevreden. PENGARANG: SOETAN TOEMENGGOENG Weltevreden, Kramat 75. Samboengan S. P. No. 3. ) , Dengan tiada diketahoeinja kemana toedjoenja, berdjalanlah si Ming djoega. Achirnja sampailah ia kemoeka roemah toean Regent. Ia terkedjoet, karena haroes masoek pekarangan roemah itoe hendak mengantarkan wang seroepiah itoe. ·Pikirnja: ,,Kalau akoe masoek, tiadakah akoe akan dioesir orang? Tentoelah orang akan bertanjakan maksoedkoe datang…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1915, May 15). [Periodical issue, No. 4]. Langka Archive (LGK-48786).
Orang
Tempat