Pustaka Langka
Sampul: Soeloeh Peladjar (1915-01-01) No. 19 Th. 8

Majalah · 1 Januari 1915

Soeloeh Peladjar (1915-01-01) No. 19 Th. 8

Soeloeh Peladjar

Ringkasan otomatis

Terbitan Soeloeh Peladjar ini, majalah untuk murid sekolah dan orang muda, memuat beberapa tulisan. Ada awal cerita bersambung tentang Ming, anak kampung miskin yang berjualan kue dan ingin bersekolah; syair peperangan karya Achmad-Bahri tentang sebab Perang Dunia I, yaitu pembunuhan Kroonprins Ferdinand di Serajewo; dua dongeng pendek tentang akal dan tipu; serta catatan perjalanan murid-murid ke kawah Gunung Guntur, melewati Paseh dan jembatan Tjikaro.

Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.

Cuplikan, halaman 1

Sekarang akan ditjeriterakan disini hal ihwal seorang anak kampoeng jang miskin, jang kemoedian pergi ke-Eropah dan mendjadi orang jang pandai dan ber'ilmoe. Jang akan ditjeriterakan dihalamanini, ialah hal ihwalnja ketika ia masih miskin dan tinggal dikampoeng dan betapa ia kesoedahannja dimasoekkan kesekolah. Anak miskin jang ditjeriterakan itoe namanja ,Ming'' dan kemoedian setelah besar ia bergelar , Pra Wirio di Kromo'”', karena orang Djawa, makin moelia makin laksana…

Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.

Dukung dan baca versi lengkapnya

Sitasi

Soeloeh Peladjar. (1915, January 1). [Periodical issue, No. 19]. Langka Archive (LGK-48777).

Orang

Tempat