
Majalah · 15 Agustus 1914
Soeloeh Peladjar (1914-08-15) No. 10 Th. 8
Ringkasan otomatis
Edisi majalah Soeloeh Peladjar untuk murid sekolah dan orang muda ini memuat beberapa cerita pendek dan dongeng. Isinya antara lain kisah Raja Willem I yang diam-diam menyumbang 800 gulden kepada seorang perempuan miskin di Scheveningen, kisah bendahara 'Ali Beg yang difitnah di istana Raja Abas dan Raja Sefi, serta cerita orang miskin yang tidak jadi membalas dendam. Ada pula dongeng kucing dan serigala, dongeng Ambon "Poeteri Boenga Geloba", cerita tukang bantai yang tertipu, dan kisah kucing setia.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Dalam tahoen 1828 adalah seorang toean kehoedjanan dalam kota Scheve- ningen, ditepi laoet tanah Belanda. Maka toean itoe bertedoehlah diroemah seorang perempoean miskin. Orang roemah itoe amat baik sopannja. Roe- mahnja boeroek dan koersi tempat tetamoenja itoe doedoek, telah lemah. Toean itoepoen bertjakap-tjakaplah dengan ramah, serta bertanjakan hal ihwal penghidoepan jang empoenja roemah. Perempoean itoepoen berkata- lah: ,Soeami hamba telah 5 boelan lamanja sakit…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1914, August 15). [Periodical issue, No. 10]. Langka Archive (LGK-48772).
Tempat
Topik