
Majalah · 15 Januari 1914
Soeloeh Peladjar (1914-01-15) No. 20 Th. 7
Ringkasan otomatis
Terbitan majalah sekolah ini memuat kisah Doellah, anak dari Solok yang menolak bersekolah lalu ditertawakan teman-temannya karena tak tahu apa itu ombak, kuburan keramat, dan peti surat, sehingga akhirnya ia minta disekolahkan. Ada pula laporan murid sekolah kelas II Tjitjalengka mendaki gunung Boejoeng pada 30 November 1913, disertai percakapan tentang kebun kassave yang dibeli orang Tjina. Selain itu terdapat tulisan tentang ukuran panjang, pantun anjuran rajin dan mufakat, teka-teki, serta sambungan cerita Si-Boengkoek dan Si-Bengkok.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Kebodohan hamba. Nama hamba si Doellah, lahir dikam- .poeng Talang perintah Solok (Soematera Barat). Pada ajah hamba akan mengantarkan hamba berse- kolah di-Solok, akan tetapi hamba tidak soeka. Tiap-tiap malam hamba diboedjoek oleh ajah dan iboe soepaja hamba soeka tinggal bersekolah di-Solok, akan tetapi hamba berkeras tidak soeka. Kalau ajah dan iboe memaksa hamba, maka hamba poen menangis dan berganji (!), sehingga 2— 3 hari tidak poelang dar. bermalam - malam "masa…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnya