
Majalah · 15 Mei 1913
Soeloeh Peladjar (1913-05-15) No. 4 Th. 7
Ringkasan otomatis
Terbitan ini memuat artikel kesehatan bersambung tentang mengapa manusia perlu makan, dengan perumpamaan tubuh seperti pabrik, serta penjelasan makanan yang mudah dan sukar dicerna. Selain itu ada dialog tentang harimau yang terkena kecip, lanjutan Hikajat Sneeuwwitje, cerita pendek berpesan moral (Semplo dan rantai panas, cincin intan), teka-teki, dan lanjutan dongeng Jawa Hikajat Djaka Deleh.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Tertjitak oleh Filiaal Albrecht & Co., Weltevreden. Terbit doea kali seboelan. PENGARANG: SOETAN TOEMENGGOENG Meester-Cornelis, halte Klender. HARGA LANGGANAN / 1.50 SETAHOEN. Bajarannja lebih dahoeloe. Jang mengeloearken : Perserikatan Anak negeri. Sebab dan apa jang pa- toet kita makan. Kalau kami tanjakan kepada kamoe, apa sebab kita selaloe makan. ta' dapat tiada djawabmoe akan bermatjam-ma- tjam. Setengah kamoe mendjawab sebab €nak, seterngah mengatakan sebab soedah…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1913, May 15). [Periodical issue, No. 4]. Langka Archive (LGK-48751).
Orang
Tempat