
Majalah · 1 Desember 1912
Soeloeh Peladjar (1912-12-01) No. 17 Th. 6
Ringkasan otomatis
Terbitan ini memuat esai tentang pentingnya bersahabat dengan bacaan (buku, surat kabar, majalah) dan rajin menambah ilmu setelah lulus sekolah, serta bahwa kepandaian lebih kekal daripada harta. Ada pula tulisan tentang kebiasaan makan berbagai bangsa, cerita pendek tentang kerbau yang setia dan Moehammad Naler yang miskin tetapi menjadi kaya dan terpelajar, fabel kera dan kijang, teka-teki, serta lanjutan hikayat Djaka Oembaran dan cerita Maling Tjeroeboek.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Ada kalanja sahabat itoe dari pada menolong, dia berichtiar membinasakan dan memperdajakan kita. Kalau koerang hatihati, moedah sekali sahabat itoe membinasakan kita. Kita binasa, terkadang boekan karena pekerdjaannja, tetapi karena tingkah lakoe dan tabi'atnja. Pergaoelan dengan sahabat, memoedahkan kita meneladan ting- kah lakoenja. Oleh sebab itoelah, kalau kita bertjampoer gaoel dengan orang pemadat, lambat laoennja kita akan mengisap tjandoe djoea; dan bila kita…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1912, December 1). [Periodical issue, No. 17]. Langka Archive (LGK-48743).