
Majalah · 15 Maret 1911
Soeloeh Peladjar (1911-03-15) No. 24 Th. 4
Ringkasan otomatis
Terbitan Soeloeh Peladjar untuk murid sekolah dan kaum muda di Hindia-Timoer ini memuat dua cerita bersambung. Hikajat Hasan dan Abdoe'llah tamat: Abdoe'llah menjadi raja, lalu bertemu kembali dengan Hasan yang miskin, mengangkatnya menjadi perdana menteri, tetapi Hasan iri dan mati di sumur para jin. Hikajat Pandji Soemirang berlanjut dengan kepulangan Pandji dan Tjendera Kirana ke Koeripan serta pernikahan Radin Ino.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Maka keloearlah Baginda dari balai penghadapan serta Baginda segala menteri dan hoeloe- diiringkan segala menteri dan hoeloebalang, setelah sampai maka dititahkan Baginda bongkar moeatan sekalian oenta itoe: maka heranlah Baginda serta segala menteri dan hoeloebalang termangoe-mangoe melihat ke- besaran Allah , serta fikirnja : ,;Seorallqp(:exx radja-radja diatas doenia ini tiada mempoe- njai harta kekajaan sebanjak ini, betapa periaja maka “Abdoe'llah dapat mengadakan dia…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1911, March 15). [Periodical issue, No. 24]. Langka Archive (LGK-48727).
Orang
Tempat