
Majalah · 15 Desember 1910
Soeloeh Peladjar (1910-12-15) No. 18 Th. 4
Ringkasan otomatis
Terbitan majalah Soeloeh Peladjar untuk murid sekolah dan kaum muda di Hindia-Timoer. Pada awal terbitan, Soetan Toemenggoong mengabarkan bahwa Soetan Mohamad Zain dan M. Soelan membantu mengurus majalah, dengan administrasi dan langganan dialamatkan kepada M. Soelan. Isinya sebagian besar kiriman murid sekolah: syair tentang burung beruk yang mati karena anaknya ditawan, cerita Soeltan Ibrahim dan burung gagak, orang pegunungan yang belum pernah melihat kapal, nasihat menjaga lidah, cerita jenaka, teka-teki, dan sambungan hikayat Pandji Soemirang.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Tempat tinggal kakanda sekarang soedah djaoeh dari Betawi, apalagi pekerdjaankoe makin lama makin banjak. Akan badankoe seorang diri sadja mengoeroes s. k. tiadalah moengkin rasanja, karena soesah benar bagi kakanda akan | Maka oleh sebab itoe amatlah girangnja hatikoe, tatkala engkoe S. M. Zain soedi memperkenankan akan membantoe kakanda beroelang-oelang ke Betawi. permintaankoe mengoeroes kekasihkoe ini. Kedatangan beliau ini tentoe sadja akan tjahaja Soeloeh ini, karena…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Soeloeh Peladjar. (1910, December 15). [Periodical issue, No. 18]. Langka Archive (LGK-48721).
Tempat