
Majalah · 15 Agustus 1909
Soeloeh Peladjar (1909-08-15) No. 10 Th. 3
Ringkasan otomatis
Terbitan Soeloeh Peladjar ini berisi bacaan untuk murid sekolah dan pemuda di Hindia Timur, antara lain cerita Rahman yang menuliskan sifat buruknya di dinding agar ia berubah, uraian tentang susunan pemerintahan Hindia Belanda di bawah Gouverneur-Generaal, serta keterangan tentang mata uang. Ada pula cerita nasihat tentang anak dan kakeknya, syair nasihat agar anak tidak menyiksa binatang, dan karangan tentang menulis surat dan mengirim kartu pos. Edisi ini juga memuat seruan agar bangsa sendiri membeli barang buatan bangsanya.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1 · OCR belum diperbaiki
,,Apa maksoednja ini, Rahman?" kata bapanja, ,,dan apa sebabnja berdoesta itoc angkau tjoreng ?" Maka ditjeritcrakannjalah bahwa goeroenja ada menjeboetkan, bagaimana scorang jang ahloc'J'akaJ mempcrbaik kelakoeannja. Ka!a-kata jang tcrtoelis diatas tadi, ialah sipat 0 Si Rahman jang boeroek, jang hendak diboeangkannja ,,Berdoesta' · itoe soedah ditjorengnja, sehab sifat itoe tak ada paclanja lasi. Tjobalah pikir, sel.:lloc ia mengingat bahwa berdoesta i!oe, iboe oleh…
Semua 4 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnya