
Majalah · 1930
Oetoesan Goeroe (1930) No. 4 (Apr 15)
Ringkasan otomatis
Nomor ini memuat sejumlah artikel tentang nasib guru Hindia Belanda, terutama guru sekolah desa di Aceh. Isinya membandingkan gaji guru dengan gaji pegawai negeri golongan lain menurut lama pendidikan, lama bekerja, berat pekerjaan dan tanggungan, serta meminta perbaikan gaji dan nasib guru kweekeling. Ada juga keberatan terhadap permintaan hasil handenarbeid dari murid, pengumuman pengurus perkumpulan guru, rubrik pelajaran ilmu hitung, dan iklan.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1 · OCR belum diperbaiki
Sebab perloe, maka diangkat men- djadi Commissaris bagian ressort Lampeuneroet toean Doekon, onderwijzer volksschool Lampeuneroet. Tentangan toelag Leergang pada boelan Poeasa, jang ditjaboet Pemerintah, telah kami oesahakan kepada jang berwadjib, agar dikembalikan. Salinan rekesnja ta' dapat dimoeatkan dinomor ini, karena ketiadaan tempat. Het Hoofdbestuur. Gadj.. Motto: Djansan sekali-kali goeroo terganggoe dongan keadaan roemah tangganja, (R. Tagore) Perbaikilah gadii…
Semua 8 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnya