
Majalah · 1955
Wanita (1955) - No. 19 Th. 7
Ringkasan otomatis
Edisi ini memuat tajuk tentang sikap sportif setelah pemungutan suara Pemilihan Umum 1955 dan laporan tentang kekecewaan kaum wanita atas perkawinan kedua Presiden Soekarno dengan Nj. Hartini. Sepuluh wanita terkemuka, antara lain Nj. Sukanto, Nj. Abu Hanifah dan Nj. Jetty Noor, menghadap Perdana Menteri Burhanuddin Harahap agar Nj. Hartini tidak tampil sebagai ibu negara. Artikel lain membahas cara menghukum anak serta lomba kebiasaan baik di rumah.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 3
Lapang dada sesudah mengalami saat jang bersedjarah itu. Bangga pula rasanja sudah dapat mempergunakan hak 'kita sebagai wargane- gara. Kita sudah memilih pemimpin kita jang djadi wakil didalam perwakilan rakjat. Dengan begitu kita ikut menentukan tjorak pemerintah kita, dan kita berhak pula nanti menegur wakil kita itu apabila ia tidak mendjalankaln tugasnja sebagai wakil kita. Kita beihak memberikan .peringatan kepadanja kalau ia berbuat jang tidak semestinja. Sekarang…
Semua 32 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Wanita. (1955). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27863).
Orang
SukarnoHartini SukarnoFatmawatiDr. AkaPujobuntoroNani SuwondoSukatnoSunardiWife of Ruslan AbdulganiRuslan AbdulganiT. SujudMoh. Rum
Organisasi
Tempat
IndonesiaDjakartaBogorPerantjisGambirJogjaIndiaSurabajaSoloPrianganDjawaItaliaBandung
Topik