
Majalah · 1952
Wanita (1952) - No. 22 Th. 4
Ringkasan otomatis
Nomor ini memuat tajuk tentang pajak dan pensiun wanita, karangan Nj. U. Suriadarma tentang kedudukan wanita dan pemeliharaan anak di Swedia, serta tulisan Anis Budjang tentang perlunya orang tua belajar mendidik anak. Rubrik lain antara lain Sally tentang Palembang, Varia Wanita, masakan Tionghoa, dan jawaban Hajati tentang pensiun janda. Tajuk mempersoalkan pemungutan pajak gabungan gaji suami-istri dan pensiun bagi pegawai wanita.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 3
Jang perfama Na: Pada dewasa ini sedang diperdjoangkan oleh organisasi Frida Bremer supaja padjak dari kaum wanita (jang telah kawin) dipungut dari gadjinja sendiri, djadi bukan seperti sekarang: gadji suami dan isteri dikumpulkan dan dari djumlah gadji-itu kemudian dipungut padjaknja.” Keadaan jang kini masih berlaku di Swedia itu sesungguhnja tidak asing bagi kita di Indonesia. Disinipun masih didjalankan peraturan pungutan padjak seperti itu. Bagaimanakah perasaan kita…
Semua 28 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Wanita. (1952). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27838).
Orang
Rasuna SaidOtto RondonuwuPak Kasur
Organisasi
PedomanBalai PustakaPerwariDepartemen SosialPemandangan
Tempat
IndonesiaIndiaDjakartaStockholmPalembangBandungPerantjisRomeMedanMelbourneAsiaDelhiPeking
Topik