
Majalah · 1960
Suara Tani (1960-10) No. 10 Th. XI
Ringkasan otomatis
Terbitan ini memuat pidato wakil Golongan Karya di DPR-GR yang menyatakan persetujuan atas naskah baru RUU Pokok Agraria, dengan alasan penghapusan hak milik asing dan konsesi kolonial, pembatasan tanah luas, serta pembagian tanah kepada kaum tani. Tajuk redaksi membahas keberangkatan Presiden Sukarno ke sidang PBB, ulang tahun APRI, dan kunjungan Presiden Sekou Toure. Juga ada penegasan DPP BTI sebagai organisasi massa non-partai, saran bagi nelayan, laporan hasil panen padi, dan daftar sumbangan Dana Gedung BTI.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
RUU Pokok Agraria naskah baru itu telah menam pung hampir semua ..usul jang diadjukan oleh golongan Karja dalam Sidang Ga- bungan Komisi jang baru la EDITORIAL.' lu dan da:ala pei .,yin ant antara wak 1 go:oag......2 dengan Perner:atah. Kann, golongan Karja ber pendapat, bahwa ciiadjukan nja sadja oleh Pemerintah RUU Pokok Agraria ini, jang bersifat nasional sebagai pengganti amdang2 agraria kolonial jang mentjelakakan Rakjat, adalah suatu peristiwa bersedjarah jang penting…
Semua 8 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Suara Tani. (1960). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27792).
Orang
SukarnoAsmuD.N. AiditAli SastroamijoyoSupardiAbdul RachmanFidel CastroParjani PradonoMohammad Hatta
Organisasi
BTIPBBDPRProklamasiAPRISuara TaniPRRIKMBDPR-GRDI-TIINasakomPermesta
Tempat
IndonesiaDjepangDjawaBelandaDjawa BaratBlitarTimorTibetLombokIrianIrian BaratDjakartaBojolaliKediriBogorSukabumi
Topik
arrests and detentionland reform and peasantslabour and trade unions