
Majalah · 1931
Suara Aisyiyah (1931) - No. 9
Ringkasan otomatis
Terbitan September 1931 dari majalah Suara Aisyiyah (Muhammadiyah-'Aisyiyah Hindia Timur) ini memuat karangan yang mengajak umat meraih ilmu pengetahuan dan mengatasi kebodohan, karena hanya sekitar 13,5% bangsa yang dapat membaca. Karangan lain menerangkan bahwa dalam Islam semua manusia sederajat, berbeda dengan pembagian kasta Hindu, dan mulia tidaknya orang ditentukan oleh ilmu, akhlak dan takwa. Ada pula tulisan tentang tangan yang memberi lebih baik daripada yang meminta, serta ajakan bekerja sendiri. Halaman awal juga memuat kabar cabang dan administrasi.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 3
Sidang pembatja! Ketahoeilah bangsa kita ivi, betapakah 'sbesah serta hinanja mengalami djaman jang sematjam ini. Dari loear soedah nampak terangnja bagi kita, bahwa kita ini'hica- dina, tak dapat melangkahkan kaki, oentoek menjierkan amanat kita ja'ni agawa Islam. Tidak hanja bina sadja. malahan tertindas djoega, jang tindasan mana sampai menjakitkan hati sampai penat. Soenggoeh amat kassiban ngsa kita, dari sebab bodoh serta bebalnja poela. Berapa tkah 'bangsa kita jang…
Semua 22 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Suara Aisyiyah. (1931). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27695).
Organisasi
Tempat