
Majalah · 1949
Star Weekly (1949-07-17)
Ringkasan otomatis
Edisi mingguan yang memuat tulisan utama tentang semakin banyaknya orang Tionghoa, terutama golongan peranakan, yang terjun ke industri tekstil di Jakarta, disertai nasihat soal efisiensi dan tenaga ahli. Tajuk lain membahas kembalinya pemerintah republik ke Yogyakarta, keamanan di sana, serta persiapan Konferensi Inter-Indonesia dan perselisihan soal tempatnya antara Sultan Hamid (BFO) dan Soekarno. Ada pula kabar kecelakaan pesawat KLM "Franeker" di Bombay dan rubrik humor.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 4
Boleh djadi Djokdja masih terlaloe "panas" sekarang ini. Tambahan poela, bagi kaoem federalist adalah satoe soeal jang pasti, bahoea nant. didalem Negara Indonesia Serilmt, republiek aken meroepaken hanja sala saloe diant.ara negara-negara -bagian, jang sederadjat dengen jang laen. Dan Djakarta aken mendjadi iboe kota N.I.S., sehingg'a seharoesnja confel'entie-conferentie diantara negara-negara-bagian itoe, diadaken di Djakalta, dan boekan di Djokdja stawa di Medan. Dari…
Semua 30 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Star Weekly. (1949). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27684).
Orang
Mohammad HattaSukarnoElpidio QuirinoDean AchesonLie Tjwan SienChiang Kai-shekMao ZedongJ.V. Stalin
Organisasi
Tempat
IndonesiaTiongkokDjakartaDjokjaDjepangPacificAsiaShanghaiAmsterdamBataviaBandungNew YorkIndiaNederlandNew ZealandCanton