
Majalah · 1949
Star Weekly (1949-06-26)
Ringkasan otomatis
Edisi Star Weekly ini memuat tajuk tentang tersendatnya pelaksanaan perjanjian Rum-Van Royen, termasuk soal kembalinya pemerintah republik ke Yogyakarta, gencatan senjata, dan Panitia Status Tapanuli. Artikel lain membahas gadis-gadis Tionghoa yang bekerja sebagai pelayan bar di Jakarta beserta seruan tindakan masyarakat, serta kunjungan 15 wartawan Amerika atas undangan pemerintah Belanda dan pandangan mereka terhadap Soekarno. Ada pula rubrik humor dan kabar singkat dari Australia.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Tida ada goenanja Nederland melawan aroes samoedra internationaal. Oendangan 15 wartawan Amerikaan itoe, mempoenjai arli poela, bahoea Nederland merasa lido. takoet aken mengoendang saksi-saksi Amerikaan itoe ke Indone<;ia. Dalem tempo blakangan ini, boeat sebagian besar oleh kerna djasanja dr. Van Royen, nnggepan publiejc di Amerika telah (Samboengannja pay. 4). Noot: Setelah menoelis pemandangan ini, kita t1'ima kabar bahoea hari Rebo sore, clalem rapat Unci di Hotel des…
Semua 28 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Star Weekly. (1949). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27681).
Orang
SukarnoElpidio QuirinoChiang Kai-shekDean AchesonJ.V. StalinMao ZedongLie Tjwan Sien
Organisasi
Tempat
DjepangIndonesiaSumatraTiongkokNederlandDjakartaBataviaAsiaMedanCantonDjokjaBandungShanghaiJapanNew YorkSemarang
Topik