
Majalah · 1949
Star Weekly (1949-03-13)
Ringkasan otomatis
Edisi mingguan berbahasa Melayu-Tionghoa dari Djakarta ini memuat tajuk tentang sikap kaum republiken terhadap kaum federalis seperti Sultan Hamid dan dr. Mansoer, serta analisis bahaya komunisme di Asia setelah kemenangan komunis di Tiongkok. Isinya juga mencakup seruan rehabilitasi korban Tionghoa di pedalaman, soal kebersihan Jakarta, berita luar negeri, dan pembahasan Pakta Atlantik.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 2
Dan satoe bank Tionghoa jang back ada san get perioe bagi kadoedoekan economie golongan kita. Biarpoen oesoel dari wakil Malang itoe telah b;kin banjak jang denger· 'mendjadi mesem, ,kita anggep ia ada mengandoeng apa-apa jang haroes dipikir.ken lebih djaoe dan djikaloe angka 50 millioen itoe dikoerangken satoe nOlI, hingga ·~jadi 5 millioen, rasanja oesoel itoe bisa di.djalanken, asa,1 golongan ,kita insjaf ten tang kaboetoehannja. Tapi boeat goena laksanaken rehabilitatie…
Semua 28 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Star Weekly. (1949). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27667).
Orang
SukarnoTan MalakaChiang Kai-shekSutan Syahrir
Tempat
IndiaBataviaTiongkokIndonesiaAsiaPakistanCanadaAfrika SelatanShanghaiAfghanistanLondonBandungDjakartaNederlandChinaBirma
Topik