
Majalah · 1957
Sarbupri (1957-05) No. 5 Th. V
Ringkasan otomatis
Terbitan Mei 1957 dari majalah Sarbupri (serikat buruh perkebunan, berafiliasi SOBSI) ini terutama membahas Tunjangan Hari Raya Lebaran 1957. P4 Pusat mewajibkan pengusaha membayar sekitar 1/12 upah setahun (minimum Rp 50, maksimum Rp 300), sedangkan tuntutan Sarbupri satu bulan upah ditolak; DPP menyatakan tidak puas dan bersiap mogok terhadap ALS dan Avros. Isu lain: dukungan atas keadaan darurat perang Presiden, protes terhadap Letkol Barlian dan terhadap penindasan buruh di Kuba, serta berita cabang dan bagian wanita.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Tetapi, demikian Menteri, adapun pelaksanaannja terserah kebada Menteri2 pada kabinet jang baru nanti. Mengenai THR pada PPN, Menteri menjatakan belum ada ketentuan, ab massalahnja tergantung kepada Menteri Pertanian. Perlu didjelaskan bahwa delegasi tersebut adalah hasil musjapaginja dikantor SBII. Karena KBKI, Gobsi dan Sarbumusi. berhalangan hadir pada hari itu, musjawarat selandjutnja akan diadakan lagi selekas mungkin untuk membitjarakan sikap selandjutnja mengena THR…
Semua 2 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Sarbupri. (1957). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27633).
Orang
SukarnoHidayatSetiati SurastoIrawan PanduSaleh LahadeSoehaimi Rachman
Organisasi
SarbupriSOBSISBIIDPRRepublik IndonesiaSerikat BuruhKBKISOBRIAVROSPerbupri
Tempat
DjawaIndonesiaDjakartaLampungDjawa TengahSumateraBantenKalimantanBelandaCubaSemarangIndiaBlitar
Topik