
Majalah · 1957
Sarbupri (1957-02) No. 2 Th. V
Ringkasan otomatis
Terbitan Februari 1957 ini memuat pernyataan DPP Sarbupri agar Kabinet Ali dipertahankan setelah menteri-menteri Masjumi mundur, serta kecaman terhadap kediktatoran militer Dewan Banteng di Sumatera Tengah. Isi lain: tuntutan 4 pasal amandemen SOBSI untuk undang-undang perburuhan, berita konperensi Sarbupri Sumatera Utara, urusan THR dan gratifikasi, kunjungan delegasi buruh RRT, serta pidato Suhaimi Rachman di Parlemen tentang pengawasan pemindahan hak atas tanah perkebunan.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Masjumi dalam keadaan dimana negara kita perlu menindas pemberontak? ini adalah satu tindakan | Buruh Perkebunan Desak 4 Pa" sal Amandemen Sobsi diterima Berhubung pengganti UU Daturat No. 16/51 pada hakekatnja ternjata lebih djelek dari pada UUD No. 16/51 hal ini menimbulkan protes? dan desakan dari kaum buruh perkebunan supaja UU tsb. segera dirobah sesuai dengan 4 pasal amandemen DN kan lebih dulu dengan serika buruh. Pokoknja madjikan ha: rus melalui U.U. perburuhan…
Semua 2 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Sarbupri. (1957). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27630).
Orang
Mohammad HattaSimbolonSartonoDjamin GintingsSupardiIrawan PanduZulkifli LubisA.H. NasutionAhmad HuseinSoehaimi Rachman
Organisasi
SarbupriDPRMasjumiDewan BantengKMBSOBSIP4PKSADTNIDI-TII
Tempat
SumateraIndonesiaBelandaSumatera UtaraSumatera TengahDjawaSubangDjakartaMedanKalimantanTjiandjurGetasAtjehMalang
Topik