
Majalah · 1959
Madjalah Kedudukan Wanita Indonesia (1959) Th. 1 No. 1
Madjalah Kedudukan Wanita Indonesia
Ringkasan otomatis
Ini adalah nomor perdana majalah yang diterbitkan Komisi Hukum Kongres Wanita Indonesia pada 21 April 1959, bertepatan dengan hari lahir Kartini, untuk membahas kedudukan wanita sebagai individu, anggota masyarakat, dan warga negara. Daftar isinya mencakup hukum, politik dan pemerintahan, jabatan ahli, buruh wanita, ekonomi, organisasi wanita, seminar wanita kerja, dan Konvensi ILO no. 100. Halaman awal memuat tulisan Siti Wahjunah Sjahrir tentang hak asasi manusia dalam UUD 1950 dan Toeti Harahap tentang wanita dalam politik.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 3
Sesuai dengan sifat dan tugas Kongres Wanita Indonesia, maka maksud madjalah ini ialah untuk menjalurkan pendapat? mengenai soal kewaritaan, jaitu kedudukan Wanita sebagai individu, sebagai anggauta masjarakat dan sebagai warga-negara, jang kami anggap . perlu dibahas. Untuk mentjapai maksud tersebut, maka kami kumpulkan karangan? jang kami minta dari pada mereka jang kami pandang telah mempeladjari setjara mendalam persoalan? jang akan dibahas itu. Perlu diterangkan disini…
Semua 27 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Madjalah Kedudukan Wanita Indonesia. (1959). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27585).
Orang
Setiati SurastoRusiah SarjonoKartiniS.K. TrimurtiSutan SyahrirS. Sardjono (BTI)Maria UlfahMaria Ulfah SantosoUlfah SantosoNani SuwondoRaden Ajeng KartiniRasuna SaidNani Soewondo
Organisasi
Wanita IndonesiaKongres WanitaKongres Wanita IndonesiaRepublik IndonesiaPBBKonstituanteUniversitas Gadjah MadaKongres Perempuan IndonesiaKowaniPersatuan IsteriDPRInternational Labour Organization
Tempat
IndonesiaDjakartaBelandaBandungDjepangDjawaMedanSemarangSurabajaAmbonSumatraDjawa TengahDjokjaMinahasaAsiaOttawa
Topik
arrests and detentionland reform and peasantslabour and trade unionsliteracy and mass education