
Majalah · 1932
Fikiran Ra’jat (1932) - No. 23
Ringkasan otomatis
Terbitan majalah politik populer ini dipimpin Ir. Soekarno. Artikel utamanya menegaskan bahwa perjuangan menuju Indonesia Merdeka harus mengutamakan perjuangan nasional dalam bentuk nasionalisme Marhaenis yang menolak segala kapitalisme, termasuk kapitalisme bangsa sendiri, dengan merujuk pada Jawaharlal Nehru. Artikel lain membahas pendidikan dan penggugahan semangat rakyat Marhaen serta arti dumping dalam perdagangan internasional, disertai iklan dan pengumuman administrasi.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 1
Siapa jang maoe berdjoang, haroeslah mengetahoei, bahwa perdjoangan itoe tidak tjoekoep dengan keberanian sadja, tetapi djoega haroes dipimpin oleh otak jang sehat dan njawa jang soetji. Keberanian baroelah mendjadi keberanian jang sedjati, bilamana : dibarengi oleh fikiran jang benar dan hati . jang tiada kepalsoean. Henriette Roland Holst. Madjallah-politik popoeler. Pemimpin sidang -redaksi: Ir. Soekarno. Terbit tiap-tiap minggoe. 2 December 1932. Nomor 23.
Semua 24 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Fikiran Ra'jat. (1932). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27500).
Orang
SukarnoJawaharlal NehruNehruRuslanHenriette Roland HolstSuwarni Pringgodigdo
Organisasi
Taman SiswaVolksraadIstri Sedar
Tempat
IndonesiaTiongkokJapanDjepangIndiaBandungSurabajaDjermanDjawaSumateraSoloDjokjakartaTulungagungPerantjisSemarangGarut
Topik