
Majalah · 1963
Api Kartini (1963) No. 5-6 Th. 5
Ringkasan otomatis
Edisi Mei-Juni 1963 majalah Api Kartini (terbitan Jajasan Melati, Djakarta) ini memuat tajuk tentang hubungan Indonesia-Belanda setelah UNTEA menyerahkan Irian Barat, serta kecaman terhadap kerusuhan rasialis anti-Tionghoa di Djawa Barat disertai kutipan pidato Presiden Sukarno di Kongres Wani. Artikel lain membahas Hari Kebangkitan Nasional, pengaruh tarian twist dan budaya asing, serta Hari Anak Internasional 1 Djuni dan tugas kaum ibu bagi anak-anak. Daftar isi juga menyebut rubrik budaya, resensi, masakan, dan kerajinan.
Dibuat dengan AI dari halaman-halaman awal teks OCR dan belum diperiksa, jadi bisa keliru.
Cuplikan, halaman 2
Rasialsme harus ditentang .... Kata AN NPASI AANG Mona Panaon ayat , Wanita dan Hari Kebangkitan Nasional Sjair: Sendja Apa tugas kita untuk anak-anak Ibu Kartini dan pendidikan anak? Pertjikan Api Kartini Untuk kawan pedjuang Irag KO AIA (eren dosisarei In memoriam Nazim Hikmet Pertemuan Menlu Trinegara di Manila .. Film: Njanjian Remadiz Fjontoh Rak Buku Kunikijah, buruh wanita Dalam kamar orang sakit Keradjinan tangan: Tule Supaja sehat dan tjantik Berkebun: Katjapiring…
Semua 36 halaman dan teks lengkapnya terbuka untuk pendukung Langka, mulai Rp15.000 per bulan.
Dukung dan baca versi lengkapnyaSitasi
Api Kartini. (1963). [Periodical issue]. Langka Archive (LGK-27457).
Orang
KartiniSukarnoPramoedya Ananta ToerNazim HikmetS. Rukiah KertapatiSugiarti Siswadi
Organisasi
Republik IndonesiaMPRSApi KartiniPermestaFarokaMasjumiPSIUni SovjetSBRIBPM
Tempat
IndonesiaAngolaBandungDjepangIrianIrian BaratDjermanBerlinManilaMoskowAlabamaAsiaMinahasaAmerika SerikatPekingMenado
Topik
propaganda and mediaarrests and detentionlabour and trade unionsanti-Chinese violence and PP-10